Cara Cek Sertifikat Vaksin

ombudsman.or.id – Cara cek sertifikat vaksin tidak perlu mendatangi rumah sakit setempat. Cukup menggunakan ponsel pintar saja, kamu dapat melakukannya.

Pasalnya sekarang pemerintah Indonesia menyediakan aplikasi PeduliLindungi untuk memastikan apakah seseorang telah divaksin atau belum. Pada sisi lain, pemerintah juga membangun situs khusus buat menampung data diri masyarakat ketika vaksin.

Kedua hal tersebut bisa masyarakat gunakan secara gratis. Asalkan kamu mengikuti cara memeriksa sertifikat vaksinasi dengan benar.

 

Cara Cek Sertifikat Vaksin lewat Aplikasi PeduliLindungi

Aplikasi PeduliLindungi adalah tempat untuk lakukan cara cek sertifikat vaksin. Di antara yang lain, metode ini tidak memerlukan biaya besar.

Kemudian metode ini sangat mudah. Asalkan kamu memahami dan mengikuti bagaimana cara cek sertifikat vaksin yang benar berikut:

  • Sebagai langkah awal, kamu unduh dan instal aplikasi PeduliLindungi di perangkat masing-masing.
  • Saat proses instalasi selesai, kamu buka aplikasi tersebut.
  • Pada halaman beranda, masukan Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan nomor telepon milik kamu.
  • Kemudian kamu lakukan verifikasi dengan memasukkan kode OTP yang masuk.
  • Di bagian kanan atas aplikasi tersedia kolom bergambar profil. Klik bagian tersebut.
  • Pilih Sertifikat Vaksin.
  • Beberapa saat kemudian muncul sertifikat vaksin di layar perangkat.

 

Cara Cek Sertifikat Vaksin lewat Situs PeduliLindungi

Selain menggunakan aplikasi, kamu juga bisa memeriksa lewat situs PeduliLindungi. Sama seperti yang tadi, langkah-langkah cara cek sertifikat vaksin satu ini begitu mudah. Langsung saja, inilah pembahasannya:

  • Buka situs PeduliLindungi di perangkat masing-masing.
  • Lakukan login ke akun. Jika tidak, masukan data diri pada kolom register.
  • Jangan lupa lakukan verifikasi lewat SMS dengan memasukkan kode OTP
  • Setelah itu, kamu klik Sertifikat Vaksin.
  • Beberapa detik kemudian, informasi vaksinasi muncul.

 

Cara Cek Sertifikat Vaksin lewat SMS

Tidak semua masyarakat paham tentang dunia digital. Tidak tahu juga bagaimana cara menggunakan aplikasi tertentu. Oleh karenanya, pemerintah mengizinkan masyarakat untuk memeriksa sertifikat vaksin lewat SMS.

Tentu cara satu ini, kamu harus memiliki pulsa terlebih dulu. Jumlahnya sesuai dengan keinginan masing-masing. Terlepas dari itu, ini cara cek sertifikat vaksin via SMS:

  • Ketika proses vaksinasi selesai, kamu mendapatkan SMS dari 1199.
  • Dalam pesan tersebut, tertulis jadwal vaksinasi berikutnya kalau kamu baru menyuntikkan dosis pertama.
  • Di sana pula tertera link sertifikat vaksin kamu.
  • Jika kamu ingin mencetaknya, tinggal klik tautan tersebut.
  • Pada saat informasi vaksin muncul, klik unduh dan cetak.

 

Solusi Sertifikat Vaksin Tidak Muncul

Seharusnya data dirimu masuk otomatis ke dalam sistem apabila vaksinasi selesai dilakukan. Pada beberapa kasus, hal tersebut tidak terjadi. Setidaknya ada beberapa faktor, paling utama pihak penyelenggara belum memasukkan data ke pemerintah.

Selain itu, kadang masalah muncul karena sistem yang buruk. Apabila kedua hal di atas terjadi, kamu dapat menghubungi pengelola secara langsung, dengan cara:

  • Kirimkan pesan kepada alamat sertifikat@pedulilindungi.id
  • Masukan inti masalah ke bagian judul email
  • Tuliskan semua keluh kesah ke dalam badan email.
  • Jangan lupa tuliskan data diri, mulai dari NIK, KTP, tempat tanggal lahir, dan nomor ponsel
  • Lampirkan dokumen hasil plagiarisme ke dalam email
  • Tekan Kirim pada bagian bawah email.
  • Dengan mengikuti prosedur di atas, permasalahan yang dihadapi terselesaikan dalam waktu singkat.

 

Manfaat Cara Cek Sertifikat Vaksin

Hasil utama ikuti cara cek sertifikat vaksin di atas adalah mengetahui status vaksinasimu. Apabila aktif, kamu bisa mengunduhnya secara langsung. Sesudah mengunduh, kamu mengantongi sertifikat tersebut dan memberikan manfaat antara lain:

  1. Bepergian ke Luar Kota

Dalam rangka membendung penyebaran covid-19, pemerintah mengeluarkan kebijakan berupa larangan ke luar kota. Ini berlaku buat mereka yang belum vaksin sama sekali. Termasuk yang belum pernah melakukan tes covid sama sekali.

Sementara untuk yang sudah, warga wajib memperlihatkan sertifikat vaksin ke polisi penjaga di perbatasan tiap kabupaten. Jika sudah, maka diizinkan untuk pergi tanpa pencegatan sama sekali. Biasanya pemeriksa terjadi sebanyak 2 kali berturut-turut.

  1. Belanja di Mall

Mall adalah pusat perbelanjaan di kota besar. Dahulu siapapun dapat mengunjungi tempat ini tanpa ada syarat apapun. Setelah pandemi menyebar ke seluruh Indonesia, warga harus vaksin apabila ingin belanja di mall.

Biasanya pada pintu masuk utama, ada seorang satpam yang menjaga. Dia mempertanyakan apakah kamu sudah divaksin atau belum. Bila sudah, kamu harus melakukan scanning barcode yang tersedia. Nantinya data diri pribadi muncul di barcode tersebut.

  1. Syarat Kerja

Perusahaan enggan menanggung risiko besar terkait penyakit ini. Mayoritas mereka mesti mengharuskan pekerja memiliki sertifikat vaksin. Untuk menunjukkan bahwa tubuhnya itu telah terbebas dari ancaman pandemi covid-19.

Adapun sertifikat yang wajib dikirimkan berbentuk surat biasa. Lebih baik jika berbentuk kartu vaksin. Alasannya tidak memakan ruang besar saat melamar ke perusahaan tertentu. Kemudian tidak memakan uang banyak.

  1. Zonasi Covid

Ketika covid-19 menyebar ke Indonesia, pemerintah mulai mendata daerah mana yang tingkat infeksinya tinggi. Informasi tentang ini langsung disampaikan ke masyarakat luas. Tentu lewat cara-cara tertentu yang efektif.

Biasanya informasi penyebaran berbentuk peta. Disampaikan melalui media televisi atau koran. Karena banyak masyarakat yang memakai perangkat pintar, pemerintah mulai menyebarkan ke bagian lain. Salah satunya adalah aplikasi PeduliLindungi.

  1. Histori Perjalanan

Ketika kamu memakai aplikasi PeduliLindungi, setiap perjalanan akan terekam pada sistem. Selain itu, dengan siapa kalian berkontak, sistem bisa mendeteksinya. Lokasi yang pernah dikunjungi pun terlihat pula.

Secara sekilas, hal tersebut dipandang sebagai pembatasan gerak bagi masyarakat. Padahal pemerintah tidak bermaksud demikian. Pemerintah hanya ingin mendeteksi dengan siapa orang yang pernah berkontak. Khawatirnya penyebaran covid-19 terkontrol seperti sedia kala.

  1. Menghadiri Pernikahan

Selama Program Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlangsung, pemerintah melarang banyak hal. Masyarakat tidak diperbolehkan untuk menghadiri pernikahan secara luring. Bolehnya daring, tapi itu mengurangi kebahagiaan upacara tersebut.

Padahal pernikahan itu upacara sacral. Tentu siapapun ingin datang untuk ikut merayakan momen bahagia. Namun sekarang, kebijakan tersebut dicabut. Pemerintah membolehkan masyarakat hadir di upacara pernikahan. Asal telah memiliki sertifikat covid dosis dua.

  1. Makan dan Minum di Kafe

Anak muda suka berdiam diri di kafe. Biasanya mereka berbicara dengan teman sejawat, membahas hal-hal penting di masa depan. Namun hal ini beresiko buat penyebaran covid-19 makin melebar. Maka pemerintah melarangnya sampai jangka waktu tertentu.

Larangan ini kemudian dicabut pemerintah secara perlahan. Masyarakat boleh berdiam di kafe setempat dengan jumlah tertentu. Dengan syarat telah melakukan vaksinasi dosis dua. Juga memiliki sertifikat resmi dari pemerintah.

 

Vaksin menjadi salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk kembali ke kehidupan normal dan bebas dari virus Covid 19. Karena pastinya kamu juga sudah bosan bukan, hidup dengan keterbatasan seperti ini. Maka dari itu, jangan lupa untuk ikuti protokol kesehatan dan vaksin segera ya.

Jika sudah selesai vaksin maka kamu bisa cek status vaksin yang sudah kamu lakukan dengan menggunakan cara cek sertifikat vaksin yang sudah kami berikan di atas.